BEDAH PTO (PETUNJUK TEKNIS OPERASIONAL) 2014 PNPM MPd KABUPATEN SLEMAN

Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (a.n Menteri Dalam Negeri) menerbitkan PTO 2014 disertai angin perubahan. Hal tersebut melatar belakangi Ruang Belajar Masyarakat (RBM) Bidang Kelembagaan mengadakan acara Bedah PTO 2014. Budi Sanyoto selaku penyelenggara mengatakan narasumber sarasehan adalah Ir. Hagus Bintarto (Faskab), Ir Wratsongko Sri Kawuryan (Faskeu) dan Drs. Didik Daru (Satker Kabupaten). Adapun peserta yang hadir terdiri dari unsur Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD), Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dan Setrawan PNPM MPd.

Klausul-klausul di dalam PTO memancing diskusi yang dinamis antara pelaku dan fasilitator. PTO penjelasan V, X dan XI dinilai sangat krusial. PTO penjelasan V terkait Pemangku Kepentingan dan Pelaku PNPM Mandiri Perdesaan. PTO penjelasan X terkait Pelestarian Dana Bergulir dan PTO Penjelasan XI terkait Penataan Kelembagaan dan Pengembangan Ekonomi Perdesaan. Beberapa hal yang menjadi fokus diskusi adalah :

1. Periodisasi masa kerja UPK

2. Penataan struktur kerja UPK

3. Perubahan pola rekruitmen BKAD

Pada kesempatan dialog ketua Forum BKAD Kabupaten Sleman, Aris Munandar, SH mengemukakan bahwa periodisasi UPK adalah kegiatan yang kontra produktif. Investasi SDM yang telah berjalan 8 tahun, prestasi kerja UPK Kabupaten Sleman, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan selama ini justru perlu mendapat penghargaan. Pergantian personil UPK secara nasional diperlukan dengan mekanisme evaluasi dan standarisasi kompetensi oleh program.

Terkait penataan struktur kerja UPK dan perubahan pola rekruitmen BKAD pelaksanaannya diawali dengan menyusun Revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BKAD dengan membentuk Tim 11.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.