BEST CASE : DI MANA PNPM AKAN MENEMPATKAN DIRI?

BEST CASE : DI MANA PNPM AKAN MENEMPATKAN DIRI?
BEST CASE : DI MANA PNPM AKAN MENEMPATKAN DIRI?

Paska erupsi gunung Merapi tahun 2010, Pemerintah menetapkan kawasan rawan bencana (KRB) di mana zona III tidak boleh menjadi hunian lagi. Secara garis besar ada dua karakter wilayah yang masuk zona ini, yaitu yang diterjang lahar dingin dan yang terkena atau potensi terkena awan panas sehingga penduduknya harus di relokasi ke Hunian tetap (Huntap). Total ada 17 Huntap yang menampung penduduk 31dusun sejumlah sekitar 2.000 lebih KK . Meski tidak boleh menjadi pemukiman tetapi karena mata pencaharian penduduk adalah petani dan peternak (sapi) masyarakat masih diperbolehkan untuk bekerja di wilayah ini. Tetapi sebagai manusia yang secara berkala menyaksikan dan mengalami dinamika gunung Merapi, ada sebagian masyarakat yang menolak untuk relokasi dan itu terjadi di dua dusun terdekat dengan Merapi, Dusun Kalitengah Lor berpenduduk 109 KK atau 305 jiwa dan dusun Kalitengah Kidul berpenduduk 167 KK atau 302 jiwa. Masyarakat dua dusun ini memang telah menjadi bagian dari keberadaan gunung Merapi, sehingga sulit meminta mereka pindah. Mau kerja apa mereka di tempat yang baru? Mau tetap kerja di tempat aslinya tapi bermukim di tempat baru tentu tidaklah menguntungkan bagi mereka, jarak cukup jauh. Konsekuensi dari keputusan ini adalah mereka tidak masuk dalam perencanaan pembangunan yang œdirestui Pemerintah Daerah. Dalam perencanaan pembangunan regular, semua usulan desa yang berlokasi di dua dusun ini tidak pernah terkabulkan. Begitu pula dengan usulan yang diajukan ke PNPM. Akibat œtidak boleh masuknya pembangunan di dua dusun ini seakan menjadi kesempatan bagi sebuah funding untuk mengklaim wilayah ini dengan membuat identitas baru. Apa itu? Silahkan lihat foto di bawah ini.

 

Rumah yang dibangunkan oleh sebuah lembaga
Rumah yang dibangunkan oleh sebuah lembaga

Ketika daerah di bawahnya bergemuruh dengan berbagai pembangunan, masyarakat dua dusun ini merasa mendapat perlakuan sebagai anak tiri. Perasaan itu semakin muncul ketika melihat desa sebelahnya yang masuk dalam wilayah Kabupaten Klaten, propinsi Jawa Tengah, meski ditetapkan juga sebagai wilayah KRB III pembangunan tetap jalan. Ajakan relokasi oleh Gubernur Jateng yang tidak digubris berlalu begitu saja. Saat ini aliran listrik yang mengalir di dusun Kalitengah berasal dari PLN Klaten. Sebuah kondisi ironis, mematuhi aturan pemerintah atau membangun untuk kepentingan masyarakat. PNPM yang didengungkan dari, oleh dan untuk masyarakat berada dalam kebimbangan. Rasa berontak masyarakat ini akan semakin menguat ketika ada cerita investor akan membangun taman rekreasi water boom di dusun Petung, sebuah lokasi desa wisata yang hilang karena erupsi. Meski versi Pemerintah menjelaskan belum ada kajian kelayakannya tetapi masyarakat sudah menjual tanahnya dan sudah ada pembangunan fisiknya. Kepercayaan terhadap Pemerintah akan semakin memudar.

BEST CASE : DI MANA PNPM AKAN MENEMPATKAN DIRI?
BEST CASE : DI MANA PNPM AKAN MENEMPATKAN DIRI?

Sebelah kiri adalah dusun Kalitengah , desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman- propinsi DIY dan sebelah kanan adalah desa Balerante, Klaten, propinsi Jawa Tengah Prasarana jalan rabat ini dibangun oleh masyarakat Balerante dengan dana dari funding.

Sebelah kiri adalah dusun Kalitengah , desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman- propinsi DIY dan sebelah kanan adalah desa Balerante, Klaten, propinsi Jawa Tengah Prasarana jalan rabat ini dibangun oleh masyarakat Balerante dengan dana dari funding.

Melalui perencanaan formal dana BLM PNPM tidak teralokasikan ke dearah KRB III tersebut, hal ini mengingat dalam mekanisme forum musrenbang/MAD regulasi formal pemerintah tetap menjadi acuan. Tetapi apakah PNPM tidak bisa sama sekali melayani kepentingan masyarakat dua dusun ini? Nyatanya ada 41 orang kaum ibu yang tergabung dalam kelompok menjadi pemanfaat dana bergulir UPK sebesar 134 juta. Keputusan untuk menyetujui usulan mereka bisa diputuskan oleh perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Tim Pendanaan, yang tidak dibayang-bayangi peraturan pemerintah.. Dan perlu diketahui, saat ini hanya UPK yang memberi pelayanan pinjaman kepada masyarakat Kalitengah karena lembaga lain tidak lagi mengakui agunan yang dimiliki masyarakat. Sebuah kejadian terbaru menunjukkan bahwa mereka sudah menyatu dengan alamnya meski rawan bencana, dan besarnya kepercayaan terhaderjadi kecelakaan-kecelakaan kecil, termasuk sebuah mobil menabrak bak air yang dibangun PNPM tahun ini. Sebagian masyarakat Kalitengah Lor yang berada di bagian paling atas memang sempat keluar rumah untuk lari, tapi diurungkan karena mereka melihat angin bertiup kearah Timur. Itu menandakan awan panas yang keluarpun akan mengarah ke Timur, tidak ke dusun mereka. Ini terbukti abu dan pasir yang disemburkan jatuh di kabupaten Boyolali dan kota Solo. Akhirnya mereka tetap tinggal, meski masyarakat di daerah bawahnya mengungsi ke sebuah gedung yang dibangun PNPM tahun 2012 di belakang balai desa Glagaharjo. Dan sesuai jadwal, jam 09 pagi sekumpulan ibu-ibu berkumpul di rumah kepala dusun, menunggu hingga siang, hingga datang Bupati Sleman untuk melihat kondisi mereka. Tapi jangan disangka berkumpulnya mereka untuk menyambut Bupati lho, karena sepulangnya Bupati mereka tidak juga bubar.. Mereka berkumpul karena hari itu dijadwalkan verifikasi untuk usulan SPP oleh UPK, tapi karena Tim verifikasinya tidak berani naik, akhirnya jadwal diganti hari lain.

Pekerjaan sederhana masyarakat sehari-hari, khususnya kaum perempuan, mencari rumput untuk ternak sapi
Pekerjaan sederhana masyarakat sehari-hari, khususnya kaum perempuan, mencari rumput untuk ternak sapi

 

Inilah sebuah tantangan di mana atau bagaimana PNPM akan berperan? Mekanisme kegiatan yang disusun adalah untuk sebuah kondisi âfine-fine aja. Tapi ketika ada sebuah keadaan krisis kaki kiri akan berpijak untuk kepentingan dan kebutuhan riil masyarakat sedangkan kaki kanan berada pada aturan formal yang diberlakukan.

BEST CASE : DI MANA PNPM AKAN MENEMPATKAN DIRI?
BEST CASE : DI MANA PNPM AKAN MENEMPATKAN DIRI?

Dikutip dari Tulisan MM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.