LAUNCHING DANA SOSIAL UPK PNPM MANDIRI PERDESAAN KECAMATAN BERBAH 2014

LAUNCHING DANA SOSIAL UPK PNPM MANDIRI PERDESAAN KECAMATAN BERBAH 2014
LAUNCHING DANA SOSIAL UPK PNPM MANDIRI PERDESAAN KECAMATAN BERBAH 2014

Kegiatan Sosial UPK adalah kegiatan rutin setiap tahun dimana dana berasal dari alokasi dana sosial Unit Pengelola Kegiatan (UPK) yaitu 15% dari laba bersih perguliran SPP. Dana sosial digunakan untuk menyentuh Rumah Tangga Miskin Absolut berdasarkan SK Bupati Sleman. Tahun 2014 alokasi sebesar Rp 51.000.000,00 akan digunakan untuk kegiatan lantainisasi dan plesterisasi tembok. Sasaran kegiatan sejumlah 49 RTM yang juga merupakan anggota SPP UPK.

UPK adalah lembaga teknis BKAD dalam kegiatan perguliran dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dari 105 kelompok dampingan, UPK memberi penghargaan untuk pengurus kelompok unggulan perdesa. Kelompok unggulan adalah kelompok matang yang lolos penilaian:

1. Organisasi telah berjalan dengan baik meliputi, pertemuan rutin, administrasi, dan aturan kelompok.
2. Kelompok terbukti memberi respon paling aktif dalam pendampingan dan pemberdayaan UPK.
3. Memiliki daya tahan terhadap permasalahan-permasalahan yang muncul di kelompok.
Dimana tahun ini kelompok yang mendapatkan penghargaan adalah:

1. Pengurus Kelompok Dasawisma Morobangun Jogotirto
2. Pengurus Kelompok Baran 3 Kalitirto
3. Pengurus kelompok Mekarsari Semoya Tegaltirto
4. Pengurus kelompok Manunggal Raos Gambiran Sendangtirto
Dari 1.052 anggota SPP pun dipilih pribadi-pribadi yang mampu membuktikan sebagai perempuan mandiri dan tangguh. Mereka memiliki cita-cita yang kuat untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Melalui wirausaha mereka telah berhasil dan menginspirasi perempuan-perempuan di lingkungannya. Mereka adalah:

1. Ibu Sutarti dari Kelompok Klayar 1 Sendangtirto
2. Ibu Siti Jazariyah dari Kelompok Blendangan Tegaltirto
3. Ibu Suparmi dari Kelompok Bedilan Kalitirto
4. Ibu Mujiyem dari kelompok Sido Rukun Klampengan Jogotirto
Pada tahun 2014 ini BKAD Kecamatan Berbah mendapatkan alokasi dana PNPM PMd Integrasi sebesar Rp 1.234.432.000,00. Dimana sesuai dengan hasil Musrenbang digunakan untuk kegiatan:

1. SPP : Rp 92.750.000,00
2. Non Fisik : Rp 241.694.500,00
3. Fisik : Rp 899.987.500,00
PNPM Mandiri Perdesaan sangat dibutuhkan warga. Masyarakat puas karena PNPM Mandiri Perdesaan menekankan partisipasi penuh masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan pelaporan. Kualitas kegiatan dan bangunan lebih baik karena dikerjakan sendiri oleh masyarakat pemakai. Volume pekerjaan lebih optimal karena efisiensi dan swadaya masyarakat dikuatkan dengan pengawasan langsung menghasilkan overprestasi-overprestasi pekerjaan.

Dengan berakhirnya PNPM Mandiri Perdesaan, masyarakat berharap Pemeritah Daerah mengupayakan program daerah pemberdayaan masyarakat sejenis dan menguatkan UPK sebagai lembaga penyedia modal usaha dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan.

UPK Berbah yang telah memiliki asset 2,2 milyar dan menurut informasi upk se-sleman telah memiliki asset 22 milyar dengan jumlah dampingan 15.000 anggota SPP, sangat disayangkan kalau kegiatan yang telah berjalan, berkembang dan melibatkan masyarakat banyak tersebut terombang ambing pasca berakhirnya PNPM Mandiri.

Pada kesempatan itu, Bapak Drs. H. Sri Purnomo, M.Si berkenan membuka peluncuran kegiatan sosial ini dan memberikan secara simbolis kepada rumah tangga sasaran serta peletakan batu pertama kegiatan integrasi. Sedangkan Ibu Yuni, Wakil Bupati Sleman berkenan meletakkan plester pertama di salah satu rumah penerima bantuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.