Sarasehan Memajukan Ekonomi Rakyat

Sarasehan Memajukan Ekonomi Rakyat : Aliansi Perbankan-Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah, dan Konsultan Keuangan Mitra Bank menuju One Village One Product, One person One Product, dan One Village One Corporation

Seringkali dikatakan bahwa kendala utama UMKM untuk berkembang adalah akses modal. Pelaku UMKM memiliki keinginan untuk berkembang namun mereka menginginkan tambahan modal murah bahkan cuma-cuma. Pada pihak lain, bank hanya bersedia memberikan kredit pada tingkat bunga pasar yang dirasakan oleh UMKM cukup tinggi. Akhirnya, permintaan kredit dan penawaran kredit tidak bertemu. Pada gilirannya, hal ini akan menghambat pertumbuhan ekonomi karena banyak UMKM yang berpotensi namun tidak berkembang. Di sisi lain, terdapat banyak dana menganggur yang tidak dipergunakan dengan baik.

Untuk itu, diperlukan langkah agar permintaan kredit dan penawaran kredit dapat dipertemukan. UMKM didorong agar mampu mengakses kredit pada tingkat suku bunga pasar. Di sisi lain, bank didorong bersedia memberi akses kredit pada UMKM. Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) menjadi solusi untuk mempertemukan permintaan dan penawaran kredit. KKMB bertugas mendampingi UMKM agar mampu mengakses kredit perbankkan mulai dari: persiapan, pencairan, pemanfaatan, hingga akhirnya kredit dapat dilunasi dan UMKM berkembang. Keberadaan KKMB juga meringankan beban perbankkan karena KKMB menjaga dan mendampingi UMKM mendapat pelayanan yang mengakses kredit untuk selalu berada pada jalur yang tepat dalam melunasi kreditnya.
Menindaklanjuti manfaat besar KKMB, diperlukan langkah untuk menyebarluaskan praktek perantara UMKM dengan bank semacam ini agar praktek KKMB dapat dikembangkan di tempat lain. Ketika semakin banyak UMKM terhubung dengan bank, mampu mengakses kredit, dan mampu melunasi kredit, maka akan terjadi peningkatan produksi yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dashboard Ekonomi Kerakyatan (DEK) FEB UGM dan Asosiasi Konsultan keuangan Mitra Bank (KKMB) Provninsi D.I Yogyakarta selanjutnya menyelenggarakan Sarasehan Memajukan Ekonomi Masyarakat dengan tema Aliansi Perbankan-Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah, dan Konsultan Keuangan Mitra Bank menuju One Village One Product, One person One Product, dan One Village One Corporation¬Ě pada hari Sabtu, 27 September 2014di Ruang Audio Visual FEB UGM. Melalui sarasehan ini, diharapkan KKMB semakin dikenal oleh masyarakat lewat para camat sehingga pada gilirannya terjalin kerjasama yang menghubungkan UMKM dengan bank. Lebih lanjut, acara ini bertujuan menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan mengarah pada financial literacy-financial inclusion-financial passport yang pada gilirannya mewujudkan inclusive growth.
Mendukung langkah ini, juga dibentuk aliansi strategis UGM dengan Bank Indonesia, Perbankkan, Penjamin Kredit Indonesia (JAMKRINDO), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemerintah Daerah, dan masyarakat yang peduli memajukan ekonomi rakyat. Pada tataran nasional, FEB UGM telah menyerahkan sistem Employment Income Growth untuk memonitor implementasi Kartu Indonesia Wirausaha yang nantinya terintegrasi dengan program KKMB dalam rangka mendukung program pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla.
Seluruh langkah tersebut merupakan wujud nyata pengabdian UGM melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis memajukan ekonomi rakyat dari konsep ke realita. Dalam Dies Natalis ke- 59, FEB UGM bertekad memenuhi standar internasional di era globalisasi tanpa meninggalkan tanggung jawab memajukan ekonomi rakyat, FEB UGM menjulang tinggi mengakar kuat. DEK UGM kemudian mengimplementasikan konsep FEB UGM tersebut melalui kegiatan fokus aliansi strategis, ToT Kader Pendamping Masyarakat, dan Monitoring Success Story ekonomi rakyat dengan kerjasama dengan KKMB DIY yang didukung oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta dan Gubernur Provinsi D.I Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.